Assalamualaikum wr wb. .
Ada tugas ketiga Keamanan Komputer nih. .tentang Steganography . .
Apa sih Steganography itu ??
<b> Steganografi (steganography) </b> adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia di dalam pesan lain sehingga keberadaan pesan rahasia tersebut tidak dapat diketahui. Steganografi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu “steganos” yang artinya “tulisan tersembunyi (covered writing)”. Contoh sederhana Steganografi ada disini niih
:: Saya kuliah di UIN Suska Riau ::
Contoh di atas sangat gampang . silahkan mencoba dengan cara- cara lain . wassalam :)
dapatkan info-info menarik seputar agama, bisnis, musik, teknologi, kesehatan dan pariwisata disini.
Tampilkan postingan dengan label computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label computer. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Oktober 2012
Selasa, 25 September 2012
WIRESHARK
WIRESHARK adalah penganalisis
paket gratis dan
sumber terbuka. Perangkat ini digunakan untuk pemecahan masalah
jaringan, analisis, perangkat lunak dan pengembangan protokol komunikasi, dan
pendidikan. Awalnya bernama Ethereal,
pada Mei 2006 proyek ini berganti nama menjadi Wireshark karena masalah merek
dagang.
WIRESHARK adalah satu dari sekian banyak tool Network Analyzer
yang dipakai oleh orang – orang yang bekerja di bidang jaringan yang ingin
melihat atau menganalisa paket jaringan, pengembangan protokol jaringan serta
edukasi bagi yang ingin memperdalam ilmu nya dalam jaringan komputer. Kelebihan
wireshark adalah lisensi nya yang free alias open source. Tentu hal ini sangat
menarik minat orang untuk menggunakan aplikasi ini bagi pekerjaan di bidang
jaringan. Selain itu Wireshark juga dibuat dengan berbasiskan GUI yang cukup
baik dan bagus. Aplikasi ini juga dapat menangkap paket-paket data/informasi
yang ada dalam jaringan yang kita ingin lihat. Semua jenis paket informasi
dalam berbagai format protokol pun akan dengan mudah ditangkap dan dianalisa.
Oleh karena itu, tool ini
juga dapat dipakai untuk sniffing (memperoleh informasi penting spt password email
atau account lain)
dengan menangkap paket-paket yang berseliweran di dalam jaringan dan
menganalisanya.
Contoh
: ping ke komputer dengan ip 192.168.5.4
Inilah
yang akan kita lihat pada wireshark kita
Bila kita memperhatikan hasil dari
capturing dari wireshark ini, maka kita mendapatkan informasi bahwa saat
melakukan ping ke ip 192.168.5.4 komputer kita mengirimkan paket ICMP echo
request kepada ip tersebut dan ip yang kita tuju tersebut juga mengirimkan echo
reply ke komputer kita. Begitu seterusnya sampai pinging komplit.
Jelas sekali terlihat bahwa Wireshark
memiliki kemampuan untuk menangkap lalu lalang kegiatan yang terjadi pada
jaringan milik kita. Selain itu juga bisa mem-filter protokol lain selain
ICMP, seperti HTTP dan lain-lain.
CARA PENGGUNAAN WIRESHARK
Untuk menggunakan tool ini cukup mudah.
1. Masukkan perintah untuk mendapatkan
informasi yang ingin kita capture (yang ingin diperoleh) dari jaringan kita.
Setelah instalasi
tampilan pertama yang akan mucul sebagai berikut :
3.
Klik
Start pada deskripsi yang memiliki paket setelah itu maka akan ditampilkan
layar scrolling yang berisikan paket-paket yang kita tangkap :
4.
Untuk
selesai menangkap paket, maka tinggal klik pada tombol yang ditunjukkan oleh
panah berikut :
5.
Lebih
lanjut tentang Capture Options pada Interface :
Berikut
ini adalah salah satu contoh hasil capture packet (email) Wireshark:
Seperti yang terlihat dalam gambar di
atas, semua paket data/informasi yang melalui interface LAN/Ethernet Card akan
ditangkap dan ditampilkan dalam layar utama Wireshark. Sumber dan Tujuan
Pengiriman Paket, Protokol yang dipakai, serta waktu yang dibutuhkan untuk
transfer paket.
Senin, 17 September 2012
Social Engineering
Social engineering adalah pemerolehan informasi atau maklumat rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau internet. Social engineering merupakan salah satu metode yang digunakan oleh hacker untuk memperoleh informasi tentang targetnya, dengan cara meminta informasi itu langsung kepada korban atau pihak lain yang mempunyai informasi itu.
Faktor utama
Metode
Untuk melakukan social engineering, seseorang harus berani, tidak ragu, cepat dalam mengambil keputusan, pandai dalam menilai karakteristik sistem informasi yang menjadi target dan percaya diri. Tidak perlu takut untuk gagal.
Social engineering mengkonsentrasikan diri pada rantai terlemah sistem jaringan komputer, yaitu manusia. Seperti kita tahu, tidak ada sistem komputer yang tidak melibatkan interaksi manusia. Dan parahnya lagi, celah keamanan ini bersifat universal, tidak tergantung platform, sistem operasi, protokol, software ataupun hardware. Artinya, setiap sistem mempunyai kelemahan yang sama pada faktor manusia. Setiap orang yang mempunyai akses kedalam sistem secara fisik adalah ancaman, bahkan jika orang tersebut tidak termasuk dalam kebijakan kemanan yang telah disusun. Seperti metoda hacking yang lain, social engineering juga memerlukan persiapan, bahkan sebagian besar pekerjaan meliputi persiapan itu sendiri.
Di balik semua sistem keaman dan prosedur-prosedur pengamanan yang ada masih terdapat faktor lain yang sangat penting, yaitu : manusia.
Pada banyak referensi, faktor manusia dinilai sebagai rantai paling lemah dalam sebuah sistem keamanan. Sebuah sistem keamanan yang baik, akan menjadi tidak berguna jika ditangani oleh administrator yang kurang kompeten. Selain itu, biasanya pada sebuah jaingan yang cukup kompleks terdapat banyak user yang kurang mengerti masalah keamanan atau tidak cukup peduli tentang hal itu. Ambil contoh di sebuah perusahaan, seorang network admin sudah menerapkan kebijakan keamanan dengan baik, namun ada user yang mengabaikan masalah kemanan itu. Misalnya user tersebut menggunakan password yang mudah ditebak, lupa logout ketika pulang kerja, atau dengan mudahnya memberikan akses kepada rekan kerjanya yang lain atau bahkan kepada kliennya. Hal ini dapat menyebabkan seorang penyerang memanfaatkan celah tersebut dan mencuri atau merusak datadata penting perusahaan.
Atau pada kasus di atas, seorang penyerang bisa berpura-pura sebagai pihak yang berkepentingan dan meminta akses kepada salah satu user yang ceroboh tersebut. Tindakan ini digolongkan dalam Social Engineering.
Metode pertama adalah metode yang paling dasar dalam social engineering, dapat menyelesaikan tugas penyerang secara langsung yaitu, penyerang tinggal meminta apa yang diinginkannya: password, akses ke jaringan, peta jaringan, konfigurasi sistem, atau kunci ruangan. Memang cara ini paling sedikit berhasil, tapi bisa sangat membantu dalam menyelesaikan tugas penyerang.
Cara kedua adalah dengan menciptakan situasi palsu dimana seseorang menjadi bagian dari situasi tersebut. Penyerang bisa membuat alasan yang menyangkut kepentingan pihak lain atau bagian lain dari perusahaan itu, misalnya. Ini memerlukan kerja lanjutan bagi penyerang untuk mencari informasi lebih lanjut dan biasanya juga harus mengumpulkan informasi tambahan tentang ‘target’. Ini juga berarti kita tidak harus selalu berbohong untuk menciptakan situasi tesebut, kadangkala fakta-fakta lebih bisa diterima oleh target.
Sebagai contoh seperti ini: seorang berpura-pura sebagai agen tiket yang menelepon salah satu pegawai perusahaan untuk konfirmasi bahwa tiket liburannya telah dipesan dan siap dikirim. Pemesanan dilakukan dengan nama serta posisi target di perusahaan itu, dan perlu mencocokkan data dengan target. Tentu saja target tidak merasa memesan tiket, dan penyerang tetap perlu mencocokkan nama, serta nomor pegawainya. Informasi ini bisa digunakan sebagai informasi awal untuk masuk ke sistem di perusahaan tersebut dengan account target. Contoh lain, bisa berpura-pura sedang mengadakan survei hardware dari vendor tertentu, dari sini bisa diperoleh informasi tentang peta jaringan, router, firewall atau komponen jaringan lainnya.
Cara yang populer sekarang adalah melalui e-mail, dengan mengirim e-mail yang meminta target untuk membuka attachment yang tentunya bisa kita sisipi worm atau trojan horse untuk membuat backdoor di sistemnya. Kita juga bisa sisipkan worm bahkan dalam file .jpg yang terkesan “tak berdosa” sekalipun.
Cara-cara tersebut biasanya melibatkan faktor personal dari target: kurangnya tanggung jawab, ingin dipuji dan kewajiban moral. Kadang target merasa bahwa dengan tindakan yang dilakukan akan menyebabkan sedikit atu tanpa efek buruk sama sekali. Atau target merasa bahwa dengan memenuhi keinginan penyerang-yang berpura-pura akan membuat dia dipuji atau mendapat kedudukan ynag lebih baik. Atau dia merasa bahwa dengan melakukan sesuatu akan membantu pihak lain dan itu memang sudah kewajibannya untuk membantu orang lain. Jadi kita bisa fokuskan untuk membujuk target secara sukarela membantu kita, tidak dengan memaksanya. Selanjutnya kita bisa menuntun target melakukan apa yang kita mau, target yakin bahwa dirinya yang memegang kontrol atas situasi tersebut. Target merasa bahwa dia membuat keputusan yang baik untuk membantu kita dan mengorbankan sedikit waktu dan tenaganya. Semakin sedikit konflik semakin baik. kopral garenx seorang penguasa hacker.
Riset psikologi juga menunjukkan bahwa seorang akan lebih mudah memenuhi keinginan jika sebelumnya sudah pernah berurusan, sebelum permintaan inti cobalah untuk meminta target melakukan hal-hal kecil terlebih dahulu.
Langganan:
Postingan (Atom)
